Kartini merupakan seorang perempuan
yang memiliki peran penting bagi kemajuan perempuan Indonesia saat ini. Berkat
jasa Beliau, kita semua, para perempuan Indonesia bisa mengeyam pendidikan maupun
fasilitas-fasilitas lain yang dulunya hanya diperuntukkan bagi kaum pria. Lantas, apa yang membedakan
Kartini dengan wanita-wanita lain di Indonesia. Jawabannya hanya satu. Semangat
dan Kemauannya yang kuat untuk maju.
Beliau tidak ingin perempuan menjadi makhluk yang lemah. Hanya bekerja di dapur
dan miskin pengetahuan tentang dunia luar.
Semangat itulah yang seharusnya kita miliki dan kembangkan. Lantas apa
yang bisa kita lakukan untuk mewujudkannya. Jawabannya tentu banyak sekali.
Namun, hanya perlu beberapa langkah untuk memulainya.
Pertama-tama, kita harus membuang jauh-jauh predikat perempuan sebagai makhluk yang lemah. Walaupun kekuatan otot kita tidak sebesar
kaum pria, namun kita harus menolak bila dibilang sebagai makhluk yang lemah. Kita
masih punya akal dan pikiran yang bisa kita kembangkan untuk melakukan sesuatu
yang berguna bagi orang lain.
Setelah kita bisa membuang predikat tersebut. Yang harus
kita tanamkan dalam diri kita adalah semangat untuk maju dan selalu berpikiran
positif. Don’t limit your challenges,
Challenge your limit (Jangan batasi tantanganmu, tantang keterbatasanmu).
Persepsi itulah yang harus ditanamkan dalam diri wanita Indonesia saat ini.
Setelah persepsi itu terbangun, saatnya kita beraksi
dengan melakukan sesuatu yang sesuai dengan bidang kita. Misalnya, apabila kita
berkecimpung dalam dunia sastra. Maka kita bisa menciptakan karya-karya sastra
yang indah dan menyuarakan aspirasi kita melalui suatu cerpen, novel, atau
puisi. Bagi yang berkecimpung di bidang kesehatan, bisa membagikan ilmunya bagi
masyarakat luas melalui penyuluhan-penyuluhan atau bisa juga menciptakan
inovasi baru dalam bidang kesehatan. Misalnya kita senang mengajar, jadilah
guru yang hebat, sehingga bisa melahirkan murid-murid yang hebat pula. Setiap
orang memiliki kesempatan yang sama untuk maju. Yang berbeda adalah semangat
yang mengiringinya. Apapun yang kita bisa, sebaiknya kita lakukan dengan
sebaik-baiknya. Suatu hal yang biasa, apabila dikerjakan dengan cara yang luar
biasa, maka hasilnya akan jauh berbeda.
Hal lain yang tak kalah penting adalah selalu hargai
dirimu sebagai perempuan. Banyak wanita yang dianggap rendah karena kurang menjaga
dirinya. Jadilah wanita yang ‘mahal’. Dengan selalu menjaga sikap dan perilaku kita
terhadap orang-orang di sekeliling kita. Perempuan bukanlah objek. Tapi subjek.
Jadilah perempuan yang lembut tapi tegas dalam bersikap.
Setelah menjadi sosok perempuan yang hebat, yang harus kita
ingat adalah kodrat kita sebagai seorang perempuan. Kita boleh menjadi seorang
wanita karir yang sukses, tapi kita juga tidak boleh lupa bahwa diri kita
adalah seorang perempuan. Seorang makhluk lembut yang diciptakan Tuhan untuk menjadi Ibu
bagi anak-anak kita nanti. Seorang Ibulah yang menentukan ke mana arah bangsa
ini melangkah. Karena dari Ibu, seorang anak belajar banyak hal yang akan
membentuk karakter dan kepribadian sang anak. Jika seorang anak mendapat
pengasuhan yang baik dari ibunya, tentu ia akan memiliki karakter yang baik
pula..
Menjadi seorang perempuan memang bukanlah sebuah pilihan,
namun takdir. Menjadi perempuan yang biasa-biasa saja atau menjadi perempuan yang
luar biasa, itulah pilihan kita.(ain)